Begini Respons Ketua Umum PSSI Iwan Bule Soal Desakan Mundur Imbas Tragedi Kanjuruhan

Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan alias Iwan Bule merespons soal desakan mundur imbas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang di Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). Hal itu disampaikannya setelah PSSI memenuhi panggilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait insiden saat pertandingan antara Arema dengan Persebaya di Jakarta, Kamis (13/10/2022). Mulanya, Iwan Bule menuruni tangga kantor Komnas HAM untuk bergegas pergi pada sekira pukul 17.40 WIB. Namun awak media bertanya soal adanya desakan mundur terhadap orang nomor satu di PSSI itu.

Adapun Iwan Bule terlihat mengenakan jaket berwarna hitam dengan baju berwarna putih dan masker. “Nanti ada juru bicara, ada juru bicara, pak Sonhadji,” kata Iwan Bule menjawab pertanyaan awak media, seraya meninggalkan kantor Komnas HAM di Jakrta, Kamis (13/10/2022). Terpisah, Exco PSSI Mayjen TNI (Purn) Sonhadji, mengatakan bahwa Iwan Bule memohon maaf karena tidak bisa secara langsung menyampaikan konferensi pers terkait hasil pertemuan dengan Komnas HAM hari ini.

Ia mengatakan Iwan Bule harus melanjutkan pertemuan dengan federasi sepak bola dunia atau FIFA. “Karena beliau harus langsung menuju Hotel Mulia untuk bertemu tim dari FIFA maupun AFT untuk menyelesaikan tasfos yang tadi dibentuk,” kata Sonhadji kepada wartawan saat konferensi pers di kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (13/10/2022). Sebagai informasi, sudah terdapat 41.690 tanda tangan petisi lewat laman Change.org mendesak Komjen (Purn) Mochamad Iriawan alias Iwan Bule mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI.

Desakan mundur muncul imbas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang di Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). Petisi pertama datang dari praktisi hukum Emerson Yuntho. Hingga artikel ini dihimpun pada Minggu (9/10/2022) pukul 09.25 WIB, petisi itu sudah diteken 15.879 warganet.

Sebelumya, petisi ini menargetkan tanda tangan 15.00 orang, namun kini target itu telah diperbesar ke 25.000 tanda tangan. Emerson menjelaskan, hingga petisi itu dibuat, belum satu pun pengurus dan pimpinan PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral. “Melalui Petisi ini Kami Suporter Sepak Bola Indonesia dan Masyarakat Pecinta Sepak Bola Indonesia mendesak Mochamad Iriawan, Ketua Umum PSSI beserta semua pengurus di PSSI serta Akhmad Hadian Lukita, Direktur PT LIB untuk mengundurkan diri dari jabatannya,” tambah Emerson.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *